Pojok Seni: Wahana Seni Generasi Muda Tanjungsari

Berawal dari sebuah keresahan terhadap kampung halamannya sendiri, karena kurangnya wadah untuk generasi muda pada saat itu dibidang seni, maka beberapa pemuda yang dipertemukan kembali setelah beberapa tahun tidak bertemu tersebut membuat suatu wadah yang dinamakan Pojok Seni, pada penghujung tahun 2013 di Tanjungsari.

Pojok Seni tersebut dibuat oleh para pemuda dengan hobi yang sama yaitu bermain musik. Dari situlah awal pergerakan Pojok Seni yang kerap menggelar beberapa kegiatan musik di pendopo Kecamatan Tanjungsari untuk menarik pemuda lainnya. Sebagai wadah untuk generasi muda, Pojok Seni adalah suatu wahana baru pada saat itu untuk mengembangkan minat dan bakatnya, potensi generasi muda di Tanjungsari dalam bidang seni. 

Kegiatan Pojok Seni. Foto: Dokumentasi Pojok Seni

Setelah berjalan satu tahun dengan banyaknya yang gabung dalam kegiatan yang kerap digelar oleh Pojok Seni, tidak hanya seni dibidang musik saja, tetapi unsur seni lainnya; tari, teater, rupa, sastra dan unsur seni lainnya. Nah, yang menarik lagi nih palawargi, Pojok Seni tersebut malah melahirkan beberapa komunitas seni lainnya dari program-program yang dibuatnya, seperti Takol, Malam Puisi Tanjungsari yang fokus dibidang sastra yang pada saat ini masih eksis, yang kerap digelar pada akhir bulan. Malam Puisi Tanjungsari tersebut, sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku sastra. 

Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan adanya program-program yang melahirkan komunitas. Pojok Seni bisa dibilang menjadi suatu forum beberapa komunitas yang ada di Tanjungsari. Pada tahun ini, Pojok Seni pun melahirkan Tanjungsari Record yang di mana untuk menjembatani musisi dan masyarkat, kedepannya untuk menjadi wadah produksi musik khususnya di Tanjungsari.

Membicarakan tentang musik, yang berawal dari hobi yang sama dibidang musik, Pojok Seni kerap menggelar gig sebulan sekali awalnya, karena pandemi sempat stag beberapa bulan, gig yang kerap digelar tersebut mereka namai Watson Elementary Party dan Tanjung Api. Menarik nih palawargi, membahas Tanjung Api, jadi Tanjung Api tersebut adalah sebuah projek kompilasi beberapa musisi muda yang ada di Sumedang. Keren tuh, nanti bisa ikutan juga pada Tanjung Api yang akan showcase pada tahun depan.

Untuk yang fokus dibidang seni rupa khususnya lukis, sering juga ada kumpulan rutin di awal bulan dengan menggelar hasil karya-karya mereka dan diskusi membahas tentang seni rupa. 
Pada tahun 2020, Pojok Seni menyabet beberapa pengahrgaan pada Festival Film Pendek Sumedang 2020, yaitu Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Terbaik. Keren kan palawargi? Jangan ditanya lagi jika soal urusan soal musik, banyak band dan musisi yang tergabung di Pojok Seni tersebut. 

Untuk palawargi yang ingin gabung dalam Pojok Seni tersebut, gampang sekali "datang saja ke kegiatan yang kami gelar, karena dengan datang pun sudah anggap kami gabung" pungkas Azah salah satu inisiator Pojok Seni. Bisa cek di akun instagramnya @pojokseni

Harapan kedepannya, Pojok Seni bisa berkembang lagi, dan dikenal lagi oleh masyarakat luas dan terus bermanfaat untuk masyarakat. Kemudian, bisa memunculkan ide-ide yang lebih briliant lagi dari anak mudanya dan memicu gerakan-gerakan baru untuk kampung halamannya. 

Adapun beberapa mitra komunitas yang kerap kerjasama dengan Pojok Seni; Teater Gulamsaka, Grema Lahaja, Ruang Hidup Institut, Rumah Cerita.

- Sponsored Ad - post-title
Katen Doe
Penulis

INIMAHSUMEDANG

-

Komentar

wave
  • John Doe

    Mang Maman

    Dec 27, 2021 14:34

    Mantapp

  • John Doe

    Bull

    Dec 27, 2021 17:22

    #TanjungsariPride

Tinggalkan Komentar

wave

Cari Artikel