Curug Cipadayungan: Cara Sederhana Mengukur Ketinggian Air Terjun

Salam Rimba, Salam Lestari

Akhirnya setelah proses panjang persiapan konsep dan administrasi selesai, tim yang tergabung dalam acara Jelajah Curug Sumedang bisa memulai perjalanan pertamanya. Setiap orang dalam tim mempunyai tugasnya masing-masing, sesuai konsep yang telah disepakati dari awal. Ada empat orang yang melakukan perjalan ke Cipadayungan. Kami memulai perjalan dari kampus STIE Sebelas April Sumedang jam 1 lebih 30 menit. Karena sebagian dari anggota tim melaksanakan perkuliahan terlebih dahulu. Dari pertama rapat,telah, disepakati untuk tidak sama sekali mengganggu perkuliahan. Sebelum menuju Curug, kami mengecek peralatan kelompok. Walaupun tempat tujuannya hanya sebuah destinasi wisata yg dekat dengan pemukiman, kami berusaha selalu membawa peralatan safety prosedur. Setelah semuanya beres kami bergegas untuk berangkat menggunakan motor.

 

Dari kampus menuju ke tempat lokasi kami terjebak hujan, untungnya semua orang membawa jas hujan. Hanya 30 menit perjalanan kami sampai ke Wisata Cipadayungan. Curug yang akan kami kunjungi itu terletak persis di samping jalan aspal. Tak lama kemudian semua orang sibuk mempersiapkan peralatan masing-masing sebelum melaksanakan tugasnya. Di sana kami mencari informasi tentang pengelola wisata kepada para pengunjung. Ternyata tempat wisata ini dikelola oleh karang taruna, namun kami tidak sempat bertemu dengannya. Kami berjalan kaki dari tempat parkir motor menuju lokasi Curug. Lokasi Cipadayungan di Desa Padasari Kecamatan Cilamaka dan sudah terkelola dengan nama Buper Cipadayungan, tepat di bawah Gunung Tampomas.

Foto Bersama Kuncen Curug Cipadayungan

Anggota tim kami, Roby Salam menceritakan perjalanannya bahwa  ketinggian air terjun hanya 5 meter. Saya disana mencoba mengukur menggunakan alat Global Positioning System (GPS). Dengan metode pengukuran sederhana menggunakan altimeter (pengukur ketinggian) yang di sediakan GPS. Cara yang pertama, kita melakukan pengukuran ketinggian di dasar curug dan pengukuran kedua di atas curug. Nah selisih dari perbedaan ketinggian itu kita jadikan patokan ketinggian curug. Untuk hasil ketinggian Curug Cipadayungan hanya 5 meter saja. Metode pengukuran seperti ini kami pakai untuk air terjun yang memiliki akses jalan ke atas. Hal yang sama saya lakukan juga, berjalan memutar untuk bisa sampai ke atas Curug. Akan tetapi saya menyadari bahwa data ketinggian curug ini tidak mutlak, karena bisa jadi orang lain mempunyai alat yang lebih canggih untuk mengukur ketinggian. Sehingga memungkinkan adanya perbedaan ketinggian.

Tim Mapasas Sedang Mengukur Ketinggian dengan mengunakan Altimeter GPS

“Dikarena keterbatasan alat dan dana dalam acara ini, kami dalam tim mempergunakan alat-alat yang memang sudah dimiliki organisasi kami. Sebenarnya ada metode lain jiga memang ketinggian air terjunnya tidak terlalu tinggi. Metode pengukuran bisa menggunakan meteran gulung, dengan diukur dari atas air terjun dan di tarik ke bawah. Saya rasa itu lebih akurat” tutur Roby

 

Selain kegiatan mengukur ketinggian, kami juga mendokumentasikan Curug Cipadayungan dalam bentuk video dan foto untuk kebutuhan konten acara. Dikarenakan waktu sudah mendekati magrib, tim mengakhiri semua kegiatannya. Sebelum pulang kami berkunjung ke Abah Idi selaku kuncen di daerah Cipadayungan. Disana kami bersilaturahmi sambil menikmati kopi. Kedekatan dengan Abah Idi memang sudah dari dulu. Abah selalu membantu kegiatan-kegiatan kami ketika di Gunung Tampomas. Abah juga menceritakan bahwa ada tiga Curug di Gunung Tampomas ini, diantaranya Curug Cipadayungan, Curug Ciputrawangi, dan Curug Ciembutan. Dari cerita Abah kami mendapatkan informasi yang tentunya harus diolah terlebih dahulu. Mungkin karena terlalu asik ngobrol, kami baru tersadar hari sudah gelap. Jam 6 lebih 30 menit kami bergegas untuk pulang menuju kampus tercinta. Semoga cerita perjalanan ini bisa bermanfaat, sampai ketemu di jelajah curug selanjutnya dengan cerita yang lebih mengasikan.

 

Salam hangat dari kami

Tim Jelajah Curug Sumedang

Facebook Comments
Curug Cipadayungan: Cara Sederhana Mengukur Ketinggian Air Terjun

You May Also Like