Menulis adalah sebuah petualangan hidup

Workshop Jurnalistik Menulis Catatan Perjalan

 

Jumat – 5 April 2019 MAPASAS STIE Sebelas April Sumedang telah melaksanakan workshop jurnalistik dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang. Dalam pelatihan ini menghadirkan pemateri Kurniawan Abdurahman S.sos dari Radar Sumedang yang telah berpengalaman di dunia jurnalistik. Pembahasan yang disajikan tentang cara menulis catatan perjalan. Pemateri yang hadir para penggila yang aktif di dunia pencinta alam di Sumedang. Dari 36 orang peserta kebanyakan dari delegasi organisasi pecinta alam.

Menurut Kurniawan pelatihan ini bisa merangsang minat baca dan menulis di kalangan mahasiswa. Dari kata Menulis Catatan Perjalan sendiri, ada dua hal penting yang perlu kita semua mengerti. Menulis bisa diartikan mengamankan ide, pemikiran, momen, perasaan, dan apapun itu yang berarti bagi anda, dari renggutan ruang dan waktu. Sedangkan perjalanan adalah proses arah dan tujuan, sangat tidak mungkin sebuah perjalanan tanpa arah dan tujuan. Secara sederhana sebenarnya Pecinta Alam itu sudah ada bekal karena orang-orangnya pernah berpikir detail atau di paksa berpikir detail dalam menyusun manajemen perjalannya.

Kurniawan menambahkan bahwa kebanyakan yang menulis catatan perjalan banyak menuangkan opini kita, seharusnya menulis catatan perjalan mengacu pada fakta diperjalanan, ditulis apa adanya. “Jangan pernah beropini jika kalian belum melakukan riset atau pengamatan terlebih dahulu. Bukan tidak boleh menuangkan opini dalam tulisan. Hal itu ditulis asalkan terlebih dahulu melakukan riset. Karena bisa saja catatan perjalan kita bisa membahayakan/menyesatkan pembaca. Semoga kawan-kawan yang telah mengikuti pelatihan ini bisa terus melatih kepekaan dalam menulis, karena tidak mungkin menjadi seorang penulis profesional hanya dalam waktu dua jam” tutur Kurniawan

Selain itu Ridwan Syahrizal sebagai Ketua MAPASAS mengatakan “Penyampaian dari pemateri bagus, tidak terlaku baku, santai tapi serius. Jadi membuat kita fokus dalam menerima ilmu dan praktek dalam menulis. Peran pencinta alam sangat penting juga dalam menulis ialah dapat memberikan informasi mengenai perjalanan-perjalanan yang telah dilakukan ketika berkegiatan di indoor maupun Outdoor. Belajar menulis catatan perjalanan ini sebagai wadah untuk kita untuk bersama-sama belajar dan sharing” katanya

Yuni Trias Erlianti, Mahasiswa Ilmu Kehutanan Fahutan Unwin menambahkan banyak hasil yang di dapat dalam kegiatan ini. Diantaranya bisa menambah wawasan kita terkait dengan catatan perjalanan “Saya juga bisa mengetahui tips dan trik bagaimana penulisan jurnal yang tepat dan sesuai. Memahami langkah-langkah penulisan. Dapet temen baru dan dapet pengalaman baru. Sebenarnya yang perlu kita tulis adalah edukasi terkait dengan managemen perjalanan mendaki gunung sebagai seorang pendaki yang baik (harus berdasarkan pengalaman) , teknik survival di hutan , dan tata cara menjaga serta melestarikan alam itu sendiri. Karena seorang pecinta alam harus lebih mengetahui lingkungan itu sendiri yang artinya seorang pecinta alam dengan basic konservasi harus bisa menjaga lingkungan hidup agar tetap terjaga dengan sebaik-baiknya” tuturnya.

 

 

Facebook Comments
Menulis adalah sebuah petualangan hidup

You May Also Like