Rita Tila: Kesenian Sunda, Membawanya Bernyanyi di Gereja Manchester

60
views

Budaya yang kita miliki, khususnya Budaya Sunda adalah asset yang harus terus dipelihara. Salah satu tokoh yang konsisten memelihara Budaya Sunda yang saya kagumi adalah Teh Rita Tila, yang sempat kami ajak ngobrol di sela-sela persiapan gelaran Napak Jagat Pasundan yang diselenggarakan oleh Coklat Kita pada Sabtu, 30 April 2016.

Konsistensi yang dilakukannya dalam berkarya dimulai dari tahun 2000 hingga sekarang, membawanya sering bulak-balik ke berbagai negara di Amerika, Eropa dan Asia. Dalam setahun, Teh Rita bisa ke luar negeri 4-8 kali dalam setahun baik karena diundang untuk bernyanyi, pertukaran budaya maupun mengajar. Teh Rita pernah mengajar di 6 Universitas di Amerika. Tidak hanya mengajarkan kawih, juga hingga mengajarkan berbagai alat musik gamelan.

Menurut teh Rita, mereka orang luar negeri sangat tertarik terhadap keunikan budaya kita. Pernah ada pengalaman ketika mengajar di luar negeri, ada yang bela-belain datengin teh RIta hingga ke apartemen karena saking pengennya diajarin rebab Sunda.

IMG_20160430_205938

Ketika ditanya soal pengalaman yang ga bisa dilupakan ketika ke luar negeri adalah ketika berkesempatan bernyanyi di sebuah Gereja di Manchester. Semua jemaat yang hadir khusu berdoa diiringi Gamelan Sunda. Bahkan beberapa dari mereka sampe bercucur air mata. Sekali lagi ini membuktikan bahwa musik adalah hal yang universal untuk menularkan berbagai emosi manusia.

“Ulah (jangan) kagok mempelajari budaya Sunda!”, pesan Teh Rita kepada generasi muda. Kita ga bisa bilang ga ada waktu untuk belajar budaya Sunda. Karena sekarang semua akses sudah tersedia melalui berbagai media digital.

Bukan hanya seniman seperti teh Rita saja yang bertanggung jawab melestarikan Budaya Sunda, kita juga punya tanggung jawab yang sama. Kita bisa melakukan berbagai upaya yang bisa kita lakukan. Misalnya jika kamu bisa bernanyi, menari, menulis, foto atau video, itu juga bisa dikontribusikan terhadap pelestarian Budaya. Keep creative, people! #sumedangcreative

Featured image: www.flickr.com
Penulis: Sutisna Mulyana
Cross-posted dengan: Sumedang Creative

Previous articleCarita Ngariung #2: Youth x Ethnic Culture
Next articleAli Sadikin
Bawa inspirasi dunia, optimalkan potensi lokal. Sumedang Biggest Digital Media
SHARE

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here