"Tentunya dengan adanya kegiatan ini, bisa terus berkarya para sineas lokal khususnya di Sumedang dan mengangkat potensi lokal melalui film, selain itu juga saran saya, semoga tahun depan bisa ada kategori khusus untuk Sumedangnya, karena kegiatan festival ini sudah kancah nasional, untuk merespon kembali sineas di Sumedangnya." ujar Anggun. Untuk tahun ini ada pun juri-juri yang luar biasa sekali yang memang pakarnya dibidang perfilman Indonesia, seperti: Kusen Dony Hermansyah (Film maker, Dosen Institute Kesenian Jakarta), Putri Sarah Amelia (Film maker Dosen Institute Kesenian Jakarta), Gerry Fairus (Lab Film International). Dari 124 film pendek yang mendaftar, terkurasi hingga 25 film pendek dan dinobarkan selama seharian pada tanggal 22 Desember 2022 di Gedung Creative Center sebagai rangkaian Festival Film Pendek Sumedang,
dan esoknya dilanjut deh Malam Anugerah. Malam Anugerah Festival Film Pendek Sumedang 2022 dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan. Dihadiri oleh Kepala Disbudparpora Sumedang, Sekdis, Kabid Ekraf, Komite Ekraf Sumedang, DKS, peserta yang masuk nominasi dan sineas muda Sumedang.
Seperti tahun kemarin, Sumedang belum ada yang mendapatkan juara di kategorinya, semoga tahun depan tuan rumahnya bisa masuk dibeberapa kategori yah, dan mendapat juara. Beberapa pemenang disabet oleh teman-teman sineas di luar Sumedang semua. Untuk tahun ini ada beberapa kategori pemenang: Film Potensi Lokal Terbaik, Film Pilihan Juri Terbaik, Film Dokumenter Terbaik, Film dengan Cerita Terbaik, dan Film Fiksi Terbaik. Makanya benar menurut Ketua Komite nanti adakan kategori khusus untuk Sumedang yah, agar banyak yang ikutan!
Belum ada komentar.