
Pada hari pertama, kegiatan secara simbolis dengan membunyikan angklung oleh Kepala DISPARBUDPORA Kabupaten Sumedang, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Sumedang dan Pendiri Sumedang Creative Hub. Setelah itu langsung disambut meriah oleh pertunjukan angklung dari grup musik Ensemble Angklung Insan Sejahtera Sumedang. Dalam penuturannya ketua pelaksana Sumedang Creative Festival, yakni Septian Firmansyah yang masih Komite Ekonomi Kreatif Sumedang, "merayakan lahirnya sebuah karya, kristalisasi ide serta gagasan. Sesuatu yang kita perjuangkan selama ini. Sesuatu yang pernah dianggap sepele oleh orang lain, maka Creative Festival adalah sebuah keharusan. Karna ini menjadi jalan kita dalam memperjuangkan ide-ide dan karya kita. Selama 2 hari ini, 2-3 Desember 2022, Sumedang Creative Festival digelar. 30 komunitas kreatif hadir dan menunjukkan karya-karyanya. Sempurna? Mungkin belum. Tapi ini menjadi awal baru bagi insan-insan kreatif Sumedang dalam berkarya, berkolaborasi, dan memulainya dari sebuah aksi kecil." Semakin sore semakin tambah meriah, dengan adanya gelar wicara dari Content Creator muda Sumedang, yakni Habibielhaq yang kiprahnya sudah kancah internasional, dari hobi jadi cuan. Selain itu juga ada lokakarya garnish & fruit carving dari Tika Garnish yang sama, sudah kancah internasional dalam seni garnish dan fruit carving.

Malamnya, sehabis nonton film karya terbaik para sineas muda Sumedang, dilanjut dengan pertunjukan dance dari Victory Troops dan yang sekaligus menutup kegiatan yang begitu seru oleh teman-teman Underdog dan Ghost yang dimana menampilkan musik hiphop dengan seperangkat DJ dengan beat yang menghentak. Perlu diketahui juga, kegiatan pada hari pertama, para hadirin yang datang, oleh panitia disediakan papan khusus yang dinamai Wall of Hope, semua hadirin menuliskan harapan-harapan keberlangsungan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumedang.

Belum ada komentar.