Konsep Metaverse bukan benar-benar baru, sebab pada tahun 2003 sudah ada dunia virtual bernama Second Life yang menawarkan adanya konsep virtual community yang dibuat dengan maksud menghubungkan orang tanpa harus bertemu secara langsung. Keberhasilan Second Life sendiri sudah terlihat saat perusahaan sekelas International Business Machine Corporation (IBM), serta ratusan perusahaan lainnya saling mendirikan kantor virtual di sana. Istilah "metaverse" ditemukan di beberapa novel Sci-Fi jadul, misalkan saja Snow Crash garapan Neal Stephenson yang rilis pada 1992, atau yang terbaru seperti Ready Player One karya Ernest Cline pada 2011. Konsep dunia komunitas virtual ini sebenarnya bukan hal yang baru. Sejak kemunculan dan perkembangan internet di tahun 1990-an, beragam komunitas online bermunculan lewat beberapa platform media sosial yang eksis saat itu, contohnya AOL Instant Messenger.
Perkembangan internet yang kian pesat juga mendukung kemunculan game-game berbasis dunia virtual. Game yang pertama muncul adalah World of Warcraft yang berjaya pada awal dekade 2000-an. Saat ini, dunia virtual semakin besar dan menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Mulai dari belanja online via situs/aplikasi e-commerce, membuat karya seni, hingga menonton konser. Bahkan, pada dunia tersebut muncul teknologi yang menggabungkan augmented reality, virtual reality, video, avatar holografik 3D, dan sarana komunikasi lainnya. Untuk menambah pengalaman menjelajahi dunia virtual, Anda akan membutuhkan peralatan yang memadai. Misalnya, sarung tangan haptic akan memungkinkan Anda merasakan sentuhan di dunia virtual secara nyata. Hal ini bisa terjadi karena alat tersebut mampu menerjemahkan sinyal-sinyal yang dikirim ke otak nantinya. Dengan begitu, dunia virtual akan terasa lengkap karena pada dasarnya suasana dan kontennya pun dibuat sama seperti dunia nyata. Berbicara metaverse, saat ini tidak bisa dipisahkan dengan crypto karena keduanya kini saling bersangkutan. Alhasil, untuk menggabungkan keduanya istilah metaverse crypto pun muncul. Metaverse crypto merupakan kombinasi dari dunia virtual dan aset digital berupa cryptocurrency yang dapat dijadikan sebagai elemen investasi. Salah satu fitur paling umum dari metaverse crypto adalah Desentralisasi. Dalam dunia metaverse, terdapat coin-coin yang tersedia. Coin metaverse apa saja? Berikut beberapa di antaranya yaitu Axie Infinity, The Sandbox, Decentraland, GALA, Enjin, High Street, Somnium Space, Meta Hero. Metaverse crypto sendiri memang biasanya bersifat terdesentralisasi, dengan beberapa atau semua komponen metaverse dibangun dengan menggunakan teknologi blockchain. Selain itu, ada juga istilah NFT metaverse. NFT metaverse adalah non-fungible token atau token yang tidak dapat ditukarkan yang dapat digunakan sebagai aset digital dan berlaku di dunia virtual metaverse. Itu sebabnya, metaverse bakal memasukkan seluruh unsur kehidupan manusia ke dalam internet, mulai dari belanja, liburan, fashion, hingga media sosial. Mengingat semuanya akan disatukan ke dalam metaverse, semua orang bisa menjalani rutinitas virtual layaknya kehidupan sehari-hari. Akan mimin lanjutkan yah cara kerja dan bagaimana agar bisa masuk ke metaverse.
Della
Oct 07, 2022 04:54Hello there, I found your website by means of Google at the same time as searching for a comparable matter, your website got here up, it seems to be good. I have bookmarked it in my google bookmarks. Hello there, simply changed into alert to your blog t
Barney
Oct 12, 2022 15:47Ƭhe contemporary competitive world requires ann appealing online visibiⅼity. Pɑrtnering ѡith the best electrоnic advertising and marketing serνiceѕ is the only means to attain this purpose. We deviѕe tailored, strong, and innovative electro
Laurel
Apr 24, 2023 16:15Do you һave any video of that? I'd want to find out more dеtaiⅼs.