Setelah turun temurun, ada salah satu nama yang cukup piawai yang dikenal sebagai pandai besi awal di Cikeruh pada sekitar tahun 1800-an, yaitu Ki Adimadja. Sosok tersebut kerap membuat berbagai perkakas pertanian dan senjata tradisional, dalam hal ini golok atau pedang Cikeruhan.
Sepeninggalnya Ki Adimadja, tradisi pandai besi pun dilanjutkan oleh salah satu putranya, yaitu Kartadimadja. Sementara putranya yang lain, Natamadja lebih memilih memperdalam bidang senjata api.
Kartadimadja, merupakan sosok yang paling banyak diulas dalam arsip-arsip Belanda. Usaha Kartadimadja dalam senjata tajam sendiri dimulai sekitaran tahun 1881. Ia memproduksi senjata tajam dengan model penempaan tradisional.
Pada sekitaran tahun 1882, cucu dari Ki Adimadja yakni Tanoemadja turut bergabung mengembangkan usaha dalam bidang pembuatan senjata tajam bersama Kartadimadja.
Kolaborasi keduanya menjadikan hasil produksi senjata tajam Cikeruh berupa golok, parang, pedang, pisau dan lain sebagainya menjadi semakin dikenal. Nama Kartadimadja semakin moncer saat ia diberikan kesempatan untuk memamerkan hasil karyanya di tingkat internasional.
Thumbnail: Golok Cikeruh koleksi Museum Pangeran Geusan Ulun
Halaman Sebelumnya
Vernita
Nov 01, 2022 12:11I got this web ѕite from my friend who shared with me concerning this website and аt the moment this timе I am visiting this ԝebsite and гeadіng very informative articles at this place.
Lionel
Mar 26, 2024 17:3110 Reasons That People Are Hateful Of British Porn Stars Xxx pornstar