Sumedang Juga Punya "Oray Liong" di Jatinangor

Perayaan Imlek tentunya tidak jauh juga dengan beberapa keseniannya, seperti barongsai, dan liong misalnya. Nah wargi Sumedang, ternyata di Sumedang juga ada nih kesenian oray liong (ular naga).

Kesenian Oray Liong ini, tentunya ada yang berbeda loh, yaitu dari alat musik yang mengiringi pertunjukan oray liong yang menggunakan dog-dog. 

Dikutip dari Kanal Media Unpad, sepintas kesenian ini terlihat sama dengan kesenian Barongsai dari Cina. Kesamaan terletak pada penggunaan bentuk ular naga atau liong. Bedanya adalah pada alat musik pengiring, warna, dan penggunaan bola mustika pada kesenian Oray Liong ini. Oray liong sendiri berwarna hijau, dengan musik pengiring menggunakan alat musik dog-dog, serta terdapat bola mustika yang fungsinya mengarahkan gerakan dari Oray Liong (leader).

Kesenian oray liong ini berada di Kecamatan Jatinangor, tentunya kerap dimainkan pada acara-acara tertentu, seperti HUT RI atau perayaan HUT Jatinangor atau beberapa kegiatan kesenian lainnya.

Dalam sekali atraksi, kesenian oray liong membutuhkan kurang lebih 30 orang pemain. Dibutuhkan sekitar 5 orang untuk memainkan badan liong, satu untuk membawa tongkat mustika, dan sisanya menjadi pemain musik untuk mengiringi. 

Dikutip dari AyoBandung.com Junaedi mengatakan, kesenian tersebut sudah ada sejak 1919. Saat itu, anak Ratu Wilhelmina dari Belanda ingin mengadakan pawai kesenian. Lalu disebarkanlah perintah untuk setiap desa agar mengirimkan keseniannya dalam pawai tersebut.

Halaman Selanjutnya

Komentar

wave

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar

wave

Cari Artikel

<<<<<<< HEAD ======= >>>>>>> 22907a91d5212753ed2de3bbf69bb3b53a692828