Dengan adanya kegiatan tersebut menurut Bupati, akan membentuk anak-anak menjadi generasi-generasi yang unggul, berprestasi dan berakhlakul karimah. "Saya melihat dari sorot mata para pesertanya luar biasa, sangat bersemangat untuk ikut belajar. Dan mereka nantinya akan jadi duta kebaikan, jadi role model, jadi contoh, sekaligus jadi duta zakat milenial," ujarnya. Kegiatan tersebut kata Bupati, tentunya harus menjadi kegiatan rutin oleh BAZNas Kabupaten Sumedang, maupun semua pihak yang membantu pembangunan SDM di Kabupaten Sumedang. Ketua BAZNas Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, mengambil tema Cinta Kebaikan, Pesantren Sakti Ramadan ini diikuti oleh 400 peserta dari 47 sekolah tingkat SMP, SMA, dan anak-anak dari ASN Pemkab Sumedang.
Momentum bulan puasa ini harus bisa dimanfaatkan dengan melakukan hal-hal baik, karena pahalanya akan berlipat ganda. "Momentumnya sangat tepat, anak-anak mengisi bulan puasa dengan gerakan-gerakan kebaikan, salah satunya mengikuti kegiatan Pesantren Sakti Ramadan," kata Ayi. Menurutnya, Sakti Ramadan merupakan bentuk kepedulian BAZNas Sumedang kepada para pelajar, untuk bisa melihat potensi bagaimana mencapai kesuksesan di masa depan. Oleh karena itu, Ayi mengajak para peserta mengikuti dengan seksama materi yang disampaikan oleh narasumber. "Manfaatkan dan perhatikan dengan sepenuh hati. Mudah-mudahan setelah mengikuti Pesantren Sakti Ramadan ini mempunyai motivasi untuk hidup mencapai kesuksesan di masa yang akan datang," katanya.
Belum ada komentar.